Sebenarnya hidup ini tentang apa ya? Tentang berjuang kah? Tentang berhasil kah? Tentang sukses kah? Tentang bermakna kah? atau tentang apa?
Saya memahami hampir sebagian besar dari teknik-teknik menjadi pribadi unggul, bahkan berulangkali saya telah menyampaikannya kepada orang lain, tapi mengapa mewujudkannya pada diri sendiri begitu rumitnya?
Saya bahkan kesulitan menakar, sebenarnya seberapa berkualitaskah saya, atau dengan kata lain seberapa bernilai dan berhargakah diri saya ini. Saya amati sepanjang proses saya menutup lembar demi lembar hari-hari kehidupan saya, saya sekali lagi kesulitan menemukan signifikasni keberadaan saya di muka bumi ini. Saya terjebak pada kesibukan-kesibukan kosong tanpa makna. Saya bosan, capek dan kelelahan yang teramat sangat. Ada dan tiadanya saya telah mulai bertemu pada titik yang sama. UNSIGNIFICANT.
Tidak ada benefit spiritual yang saya peroleh dalam perjalanan kehidupan saya akhir-akhir ini, pun investasi bagi hubungan keluarga, fisik saya hampir tak terlatih untuk lebih kuat, entah bagaimana dengan emosi dan motivasi, yang pasti saya lebih sering merasa mual pada hidup ini. Hari demi hari yang saya alami adalah ketekoran demi ketekoran potensi dan sumber daya, alih-alih mengembangkan dan membuatnya lebih bersinar.
Saya mulai kepayahan dengan segala episode “sampah” hidup saya. Kalo Tuhan putar kembali episode 1 tahun terakhir hidup saya, mungkin saya akan termehek-mehek tak berdaya untuk menjelaskan kepadaNya apa yang telah saya perbuat setahun ato bahkan mungkin 2-3 tahun terakhir ini. Serta kesia-siaan apa yang telah saya jalani, dengan menghabiskan begitu banyak potensi dan peluang berharga yang telah Tuhan pinjamkan kepada saya. Belum lagi sumber daya dan energi cinta yang tercurah kepada saya menguap tanpa meningggalkan makna dan nilai.
Saya terlampau banyak berbicara kosong dan bertindak bohong! Tuhan pasti tahu itu, Ia pasti gerah atas itu semua. Walau saya yakin Ia juga sangat menantiku kembali……………
Ia pasti ingin aku bangkit kembali
Ia pasti ingin aku cemerlang kembali
Ia pasti ingin aku tak pedulikan apapun agar aku mau berlari menjadi seperti apa yang Ia inginkan
Ia pasti ingin aku BAHAGIA dan BERJAYA
PASTI, PASTI
YA ALLAH, Ya Habibi, Ya Maulai, Ya Rabbi, Ya Ilahi
Ya Hakim, ya Wahhab, Ya ghafur, Ya Jabbar, Ya Sami’, Ya Bashir, Ya Dzul Jalali wal ikram, ya Aziz, ya Mutakabbir.ya Allah………………..
I love You so much my Lord, I miss You, please come back to me again………

Ungkapan Bahagia